• Article,  Motherhood

    Pentingnya Melatih Keterampilan Executive Function pada Anak

    Hai mom, Siapa yang suka mengajak anak-anak memelihara tanaman atau memelihara hewan? Buat saya, kedua aktivitas itu tidak mudah lho. Beberapa waktu lalu kami memelihara ikan untuk pertama kali. Baru dua minggu tinggal bersama kami, ikan tersebut tiba-tiba mati. Rasanya sedih sekali. Ternyata, memelihara hewan atau tanaman sangat bagus bagi anak-anak terutama usia 0-6 tahun. Menurut prinsip Fitrah Based Education (FBE), kedua aktivitas ini dapat melatih keterampilan executive function, sebuah keterampilan dasar yang akan diperlukan sepanjang kehidupan kita. Apa itu executive function? Executive function merupakan sebuah keterampilan untuk merencanakan, mengontrol diri, mengikuti instruksi, dan tetap fokus (tidak mudah terdistraksi) dalam mengerjakan sesuatu, sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Executive function…

  • Motherhood,  Uncategorized

    Mengenal Fitrah Based Education (FBE) untuk anak usia 0-6 tahun

    Hello mom, sebagai orang tua aktivitas mengasuh anak memang susah-susah gampang ya. Saat ini banyak sekali metode pengasuhan yang bisa menjadi referensi kita dalam mendidik anak-anak. Setiap metode memiliki pendekatan yang berbeda, nah kita juga bisa lho mengkombinasikan beberapa metode pengasuhan agar sesuai dengan kebutuhan pendidikan di rumah. Salah satu konsep pengasuhan yang menarik buat saya adalah Fitrah Based Ecucation (FBE). Saya pertama kali mendengar FBE ketika mengikuti komunitas Ibu Profesional. Akhirnya saya membeli buku tentang FBE namun saat itu belum sanggup membacanya karena cukup berat. Setelah baru-baru ini mengikuti webinar tentang FBE, saya mulai mencerna lagi isi bukunya (ya meskipun masih belum selesai karena bukunya sangat tebal, hehe). Fitrah…

  • Mama's Turning Point,  Motherhood,  Real Talk

    Mengasah Value Diri lewat Diamond Dust

    Mama’s Turning Point Episode 1 bersama Jehan Rochmatika Hi mom, Menjadi Ibu rasanya seperti memiliki canvas kosong untuk menceritakan perjalanan kita sebagai ibu. Kita memiliki banyak pilihan warna, ada merah, kuning, hijau, biru, jingga, hitam, atau warna-warna lainnya. Kita juga bisa menggambar mulai dengan titik, garis lurus, garis lengkung, lingkaran, segitiga, atau bentuk-bentuk lainnya. Kita bisa memilih cerita mana yang ingin diutarakan melalui canvas kosong itu. Canvas-canvas itu bisa menjadi sebuah lukisan. Jika lukisan-lukisan itu ada di dalam sebuah pameran yang sama, kita akan melihat lukisan yang beragam. Pasti, di dalam setiap lukisan ada makna tersirat yang ingin diceritakan sang pelukis. Kita tidak bisa menilai sebuah lukisan dengan kacamata benar…