• Article,  Motherhood

    Pentingnya Melatih Keterampilan Executive Function pada Anak

    Hai mom, Siapa yang suka mengajak anak-anak memelihara tanaman atau memelihara hewan? Buat saya, kedua aktivitas itu tidak mudah lho. Beberapa waktu lalu kami memelihara ikan untuk pertama kali. Baru dua minggu tinggal bersama kami, ikan tersebut tiba-tiba mati. Rasanya sedih sekali. Ternyata, memelihara hewan atau tanaman sangat bagus bagi anak-anak terutama usia 0-6 tahun. Menurut prinsip Fitrah Based Education (FBE), kedua aktivitas ini dapat melatih keterampilan executive function, sebuah keterampilan dasar yang akan diperlukan sepanjang kehidupan kita. Apa itu executive function? Executive function merupakan sebuah keterampilan untuk merencanakan, mengontrol diri, mengikuti instruksi, dan tetap fokus (tidak mudah terdistraksi) dalam mengerjakan sesuatu, sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Executive function…

  • Mama's Turning Point,  Motherhood

    Meninggalkan bidang akademis dan berkarir lewat bisnis

    Mama’s Turning Point Episode 3 bersama Edlin Dahniar Hi mom, Di Episode 3 Mama’s Turning Point, slice of stories ingin menceritakan tentang salah satu lukisan perjalanan seorang ibu yang memilih untuk mengubah jalur karirnya dari dosen menjadi womenpreneur. Cerita kak Edlin ini menyegarkan banget deh dan berhasil memotivasi untuk bisa menikmati hidup yang kita pilih, hehe. Setiap ibu selalu memiliki cara masing-masing untuk membuat hidupnya bahagia. Yuk mom, kita temukan perjalanan kita dan menikmati setiap waktunya. Apapun itu, yang penting bisa membuat kita tumbuh dan bahagia. Semoga cerita ini bermanfaat ya. Happy reading! *** Hi mb Edlin, apa kabar? Sedang sibuk apa sekarang? Hai Atta, kabar baik. Alhamdulillah sehat. Sibuk…

  • Mama's Turning Point,  Motherhood,  Real Talk

    Mengasah Value Diri lewat Diamond Dust

    Mama’s Turning Point Episode 1 bersama Jehan Rochmatika Hi mom, Menjadi Ibu rasanya seperti memiliki canvas kosong untuk menceritakan perjalanan kita sebagai ibu. Kita memiliki banyak pilihan warna, ada merah, kuning, hijau, biru, jingga, hitam, atau warna-warna lainnya. Kita juga bisa menggambar mulai dengan titik, garis lurus, garis lengkung, lingkaran, segitiga, atau bentuk-bentuk lainnya. Kita bisa memilih cerita mana yang ingin diutarakan melalui canvas kosong itu. Canvas-canvas itu bisa menjadi sebuah lukisan. Jika lukisan-lukisan itu ada di dalam sebuah pameran yang sama, kita akan melihat lukisan yang beragam. Pasti, di dalam setiap lukisan ada makna tersirat yang ingin diceritakan sang pelukis. Kita tidak bisa menilai sebuah lukisan dengan kacamata benar…