• Article

    Yang perlu kamu tahu tentang Vaksin Covid-19

    Hai teman-teman, apa kabar? Masih di rumah aja? Sudah mulai beradaptasi dan berdamai dengan situasi pandemi atau mulai geregetan ingin kembali dengan rutinitas normal nih? Sepertinya Covid-19 masih menjadi santapan hangat di setiap beranda media sosial dan headline berita dengan topik yang beragam. Teman-teman pasti sudah mendengar, beberapa waktu lalu WHO menyatakan bahwa Covid-19 kemungkinan tidak akan hilang, sehingga kita perlu berdamai dengan situasi pandemi. Saat ini, semua orang sedang bersiap-siap untuk menghadapi “new normal” sambil menanti para ilmuwan menyelesaikan tugasnya dalam menemukan vaksin Covid-19. Saat new coronavirus atau yang semakin dikenal sebagai SARS-CoV-2 menginfeksi tubuh manusia, sel-sel tubuh kita bekerja keras untuk memanggil tentara yang mengenalinya. Tapi, ternyata tubuh…

  • Motherhood,  Real Talk

    Hak Waktu Ibu

    “Pada beberapa kasus permasalahan pada anak, ternyata mereka tinggal bersama ibu yang tidak bekerja” Saya masih ingat sekali kalimat yang disampaikan oleh Ustadz Bendri Jaisyurrahman saat mengikuti kajian parenting tahun 2019 lalu. Saya sempat tidak menyangka, bukankah ibu yang tidak bekerja memiliki lebih banyak kesempatan untuk membersamai anak-anak mereka, kenapa? Ternyata, Ibu yang tidak bekerja cenderung memiliki emosi yang tidak stabil. Berdasarkan artikel berikut [link], Melinda Paige, Ph. D, seorang profesor konselor kesehatan mental klinik menyatakan bahwa ada beberapa kondisi psikologi yang dialami ibu rumah tangga seperti perasaan terisolasi, kehilangan tujuan dan identitas, serta kurangnya interaksi sosial. Kondisi tersebut dapat memicu gangguan kesehatan mental pada ibu seperti stres dan depresi.…

  • Motherhood

    Terapi Wicara Anak 2 Tahun

    Bunda, mendengar celoteh sang buah hati pasti menjadi momen yang paling ditunggu. Saat bayi mulai memasuki umur 1 tahun, perkembangan bahasa menjadi salah satu milestone yang akan mereka lewati. “Pa pa pa pa pa” “Ma ma ma ma ma” Kata-kata itu mungkin menjadi celotehan pertama yang kita dengar darinya. Rasanya pasti tak bisa terbayar oleh apapun. Kita menjadi lebih antusias mengenalkan beragam suara dengan ekspresi yang tak ada habisnya, berharap mereka menyahut dengan gembira. Saat umur 15 bulan, anak saya pernah mengikuti program kelas bermain di Rumah Dandelion. Di awal pertemuan, kami melakukan skrining tumbuh kembang anak dalam beberapa aspek, seperti: (1) Aspek personal sosial, (2) Aspek motorik kasar, (3)…

  • Article,  Real Talk

    Joker, Media Sosial, dan Kesehatan Mental

    Beberapa waktu lalu saya ikut menikmati film Joker yang sedang booming. Buat saya, film Joker mengingatkan kita bahwa gangguan kesehatan mental bisa terjadi kepada siapapun di era sekarang. Kenapa? Joker mengalami perundungan fisik dan verbal secara real. Di era sosial media, hal itu bisa dilakukan secara virtual oleh siapapun dan dimanapun. Bahkan, hanya dari kontribusi jari tangan kita. Meski caranya berbeda, keduanya dapat memberi dampak yang sama yaitu mengganggu kesehatan mental. Kisah Suli misalnya, yang mengaku depresi karena mengalami cyberbullying bertubi-tubi yang akhirnya membuatnya bunuh diri. Di Indonesia, selebgram Salmafina mengaku pernah mencoba bunuh diri karena terus terbayangi komentar “julid” netizen. Bahkan, awkarin memutuskan sign off dari Instagram karena merasa…