• Real Talk

    Kepada waktu yang direnggut sementara

    Riuh, tegang, mencekam Hari-hari yang berjalan belakangan ini Seluruh penjuru negeri diguncang kepanikan oleh makhluk tak bersel yang gencar mencari inang Dalam seketika, dunia dibuat kewalahan tanpa pandang bulu Berisik mengusik hati Membuat jantung memompa rasa takut yang tak berkesudahan Berita seakan mengantri di setiap beranda media sosial Menunggu tuannya mencerna Semuanya seperti racun yang terus berputar di otak Kemudian mengendap, membuat jenuh Mungkin Tuhan sedang mengingatkan, Bahwa, Digdaya tidak abadi Bahwa, Semesta dan isinya ada pemiliknya Mungkin Tuhan ingin kita menyadari, Bahwa, Manusia punya batasan Bahwa, Manusia saling bergantung Kepada waktu yang direnggut sementara, Terimakasih sudah menjadi pengingat, Engkau adalah bentuk rejeki Tuhan yang paling bernilai Yang seringkali terabai…

  • Real Talk

    Being 31

    21 Maret 2020 Sebuah catatan kecil 31 tahun yang lalu, Tuhan menciptakanku melalui rahim seorang perempuan yang Ia pilih. Pasti, Tuhan memiliki alasan kenapa aku dititipkan pada rahimnya. Setiap bertemu kembali dengan tanggal 21 Maret, aku selalu teringat ibu. Aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaannya saat itu tatkala menanti putri pertamanya lahir di dunia. Aku berterimakasih kepada Tuhan karena telah memilihnya untuk merawatku hingga tumbuh dewasa. Hari ini aku sengaja memberi ruang untuk diriku dan kenangan masa kecil. Aku memutar lagu tentang ibu yang membangkitkan kenangan dan kerinduanku dengannya. Seluruh rekaman itu terputar dalam ingatanku secara bergantian. Air mata emosiku mengalir tiada henti mengingat perjuangannya membesarkanku seorang diri. Aku belum…

  • Article

    Live your Life with Bullet Journal

    Welcome 2020! Akhirnya kita sudah memasuki tahun 2020. Banyak sekali teman-teman yang sudah share momen refleksi 1 dekade-nya di media sosial. Sayangnya, saya ketinggalan euforia T.T. Melalui tulisan ini, saya ingin bercerita tentang sebuah moment di 2019 yang membuat saya menemukan hobi baru, yaitu journalling. Sejak memutuskan menjadi Stay at Home Mom (SAHM), saya sempat kehilangan beberapa kebiasaan yang dulu sering saya lakukan, salah satunya membuat jurnal. Kegiatan saya sebagai SAHM seolah hanya dipenuhi oleh urusan anak. Saya sempat merasa krisis identitas karena sebelumnya cukup aktif melibatkan diri di beberapa kegiatan. Setelah melalui kegalauan yang panjang, saya mencoba menggali lagi peran sebagai SAHM. Menurut saya, salah satu tantangan menjadi SAHM…

  • Article,  Motherhood

    Menyelamatkan Anak dari Stunting

    Apa yang muncul di benak ibu saat mendengar istilah stunting (kerdil)? Buat saya, stunting was my nightmare T.T Anak saya pernah didiagnosa stunted di umur 15 bulan karena tinggi badannya stagnan selama 3 bulan berturut-turut dan kurva pertumbuhan tinggi badannya mulai menurun, bahkan nyaris di bawah garis merah (-2 SD). Rasanya rontok hati ini. Saya pernah menceritakannya di tulisan ini. Stunting cukup sering dibahas oleh beberapa akun parenting dan dokter anak di media sosial. Bayangkan, 1 dari 3 anak Indonesia mengalami stunting. Prevalensi stunting di Indonesia tahun 2018 masih 30,8% (batas WHO 20%). Itulah mengapa saat ini pemerintah memberikan concern yang cukup besar pada isu ini. Pak Jokowi ingin meningkatkan…

  • Article,  Real Talk

    Joker, Media Sosial, dan Kesehatan Mental

    Beberapa waktu lalu saya ikut menikmati film Joker yang sedang booming. Buat saya, film Joker mengingatkan kita bahwa gangguan kesehatan mental bisa terjadi kepada siapapun di era sekarang. Kenapa? Joker mengalami perundungan fisik dan verbal secara real. Di era sosial media, hal itu bisa dilakukan secara virtual oleh siapapun dan dimanapun. Bahkan, hanya dari kontribusi jari tangan kita. Meski caranya berbeda, keduanya dapat memberi dampak yang sama yaitu mengganggu kesehatan mental. Kisah Suli misalnya, yang mengaku depresi karena mengalami cyberbullying bertubi-tubi yang akhirnya membuatnya bunuh diri. Di Indonesia, selebgram Salmafina mengaku pernah mencoba bunuh diri karena terus terbayangi komentar “julid” netizen. Bahkan, awkarin memutuskan sign off dari Instagram karena merasa…

  • Real Talk

    Pesan dari Tanah Haram

    Aku kembali menyeduh kopi yang akhir-akhir ini membuatku ketagihan. Kopi saban hari namanya. Masih di tempat yang sama, bersama orang yang sama. Meski bukan pecinta kopi, ia selalu rela menemaniku menikmati jeda di akhir pekan sembari menikmati greentea late hangat, minuman yang lebih bersahabat untuk lambungnya yang sensitif. Setiap manusia dipertemukan oleh takdir, begitupun dengan kami. Aku percaya bahwa Tuhan telah mempersiapkannya sejak kami berada di rahim ibu kami masing-masing. Aku tak bisa membayangkan bagaimana Tuhan melibatkan seluruh ciptaan-Nya di dalam sebuah skenario besar yang tak mampu dinalar. Entah mulai darimana, dimana, dan kapan skenario itu bereaksi. Yang pasti, aku percaya bahwa takdir-Nya pasti yang terbaik. *** Oktober, 2013 Hari…

  • Book Talk,  Motherhood

    Book Talk: The Dannish Way of Parenting

    Membaca sekilas isi buku ini membuat saya seperti bertemu jodoh, haha. Di tengah banyaknya informasi seputar parenting di sosial media, saya merasa mendapat asupan nilai yang pas dengan visi misi keluarga. Buku ini ditulis oleh Jessica Joelle Alexander dan Iben Dissing Sandahl. Jessica adalah seorang keturunan Amerika yang menikah dengan orang Denmark dan memiliki 2 anak. Selama tinggal di Denmark, ia mengagumi cara pandang orang Denmark saat berhadapan dengan masalah atau ketidaknyamanan. Ia juga mengagumi bagaimana mereka mampu mewariskan generasi yang bahagia. Riset yang dilakukan Jessica selama bertahun-tahun membuktikan bahwa gaya pengasuhan orang Denmark adalah salah satu kunci kenapa mereka dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia selama bertahun-tahun Hal…

  • Article,  Motherhood

    Inspiration from PhD Mama

    Hai mom, Apa sih hal yang menjadi tantangan dalam menjalankan peran di rumah? Kalau saya, produktivitas menjadi hal yang paling menantang. Setelah memutuskan beraktivitas di ranah domestik, saya masing struggle untuk mengatur waktu agar tetap produktif. Godaan terbesar beraktivitas di rumah itu adalah tentang utilize waktu. Tidak jarang waktu berjalan begitu aja tanpa ada aktivitas yang bermakna. Nah, kali ini saya punya kesempatan untuk ngobrol dengan salah satu teman sekolah dulu yang saat ini sedang menjalankan multi peran. Nabila As’ad (30 th), ibu milenial yang sedang mengambil pendidikan PhD di Portugal. Selain sekolah, dia juga membawa keluarganya tinggal disana. Yuk simak obrolan kami tentang bagaimana Bela menjalankan multi peran di…

  • Motherhood,  Real Talk

    Perlunya Menjadi Ibu Proaktif

    Setiap ibu pasti punya turning point masing-masing yang membuatnya belajar dan berproses. Saya pun demikian, menjalani hari demi hari bersama sang buah hati memberi saya kesempatan untuk berproses menjadi lebih baik. Akhir-akhir ini banyak kejadian yang menguras rasa dan membuat saya terus instropeksi diri. Saya merasa belum optimal merawat anak. Selama ini saya terlalu santai dan kurang proaktif. Saya hanya mengandalkan sumber informasi dari dokter tanpa melibatkan diri mencari dan menggali informasi dari sumber yang lain. Hal itu tidak lepas dari kebiasaan lama saya yang tidak ingin ribet. Jadi, selama dokter tidak memberi “warning” atau catatan tertentu tentang tumbuh kembang anak, saya dan suami menganggapnya baik-baik saja. Untungnya Tuhan sering…

  • Article,  Motherhood

    Parenting dan Filosofi Teras

    Sebagai seorang ibu, pernah gak sih mom bertanya-tanya, ingin menjadi ibu seperti apa sih kita? Sampai saat ini, saya masih terus bertanya dan mencari tipe ibu seperti apa yang paling nyaman untuk diri saya. Dan jawaban itu mulai tercerahkan ketika tanpa sengaja saya membaca caption dari @Ingetumiwa_bachren tentang dinamika parenting yang dialaminya. Long story short, Inge sangat kecewa ketika anaknya (12 tahun) mendapat nilai rendah pada aspek: integrity, compassion, respect, dan excellence (C dan D). Baginya, keempat aspek itu adalah nilai kehidupan yang selalu diterapkan di rumahnya. Gurunya pun memberi catatan baik, sehingga dia terus bertanya sebenarnya apa sih standar penilaian keempat aspek itu dan siapa yang melakukan penilaian? Akhirnya,…