• Real Talk

    Embrace yourself: Cerita Kehamilan Kedua

    Dua garis biru, Tahun ini akhirnya aku bisa melihat dua garis biru di test pack yang aku pakai pada 17 Agustus 2020. Ya, sudah tiga tahun lebih sejak aku melihat tanda dua garis biru pertamaku. Banyak yang bilang tahun ini jumlah kehamilan meningkat karena adanya Pandemi dan kami salah satunya, haha. Sejak melahirkan anak pertama, aku memang selalu berdoa kepada Allah SWT agar diberi kesempatan untuk memberikan hak ASI selama dua tahun. Setelah selesai menyapih, aku berusaha menepati janji dan kembali menyampaikan kepada-Nya kalau Insha Allah aku siap menerima amanah anak kedua. Delapan bulan kemudian, setelah berupaya lebih sering menemui-Nya di sepertiga malam terakhir, Allah mengabulkan doa kami. Aku bersyukur…

  • Mama's Turning Point,  Motherhood,  Real Talk

    Mengajar dan Berwirausaha, kenapa tidak?

    Mama’s Turning Point Episode 2 bersama Novia Maulina Dalam Episode 2 Mama’s Turning Point, slice of stories ingin menceritakan tentang salah satu lukisan perjalanan seorang Ibu yang akhirnya menemukan ruang aktualisasi diri setelah jeda sejenak selama 4 tahun beraktivitas di ranah domestik. Saat ini ia kembali berkiprah di ranah publik dan memulai fase baru perjalanannya sebagai ibu. Ceritanya seru, bahkan membuat saya terbawa energi semangat untuk lebih bergairah dalam mewujudkan mimpi-mimpi. Saya juga terkesima dengan kerjasama yang dilakukan kak Novia bersama pasangannya, yang membuat saya semakin mengerti makna partner hidup bagi suami dan istri. Happy reading ^x^ *** Hai kak Via, apa kabar? Sedang sibuk apa nih sekarang? Halo Atta,…

  • Mama's Turning Point,  Motherhood,  Real Talk

    Mengasah Value Diri lewat Diamond Dust

    Mama’s Turning Point Episode 1 bersama Jehan Rochmatika Hi mom, Menjadi Ibu rasanya seperti memiliki canvas kosong untuk menceritakan perjalanan kita sebagai ibu. Kita memiliki banyak pilihan warna, ada merah, kuning, hijau, biru, jingga, hitam, atau warna-warna lainnya. Kita juga bisa menggambar mulai dengan titik, garis lurus, garis lengkung, lingkaran, segitiga, atau bentuk-bentuk lainnya. Kita bisa memilih cerita mana yang ingin diutarakan melalui canvas kosong itu. Canvas-canvas itu bisa menjadi sebuah lukisan. Jika lukisan-lukisan itu ada di dalam sebuah pameran yang sama, kita akan melihat lukisan yang beragam. Pasti, di dalam setiap lukisan ada makna tersirat yang ingin diceritakan sang pelukis. Kita tidak bisa menilai sebuah lukisan dengan kacamata benar…

  • Motherhood,  Real Talk

    Hak Waktu Ibu

    “Pada beberapa kasus permasalahan pada anak, ternyata mereka tinggal bersama ibu yang tidak bekerja” Saya masih ingat sekali kalimat yang disampaikan oleh Ustadz Bendri Jaisyurrahman saat mengikuti kajian parenting tahun 2019 lalu. Saya sempat tidak menyangka, bukankah ibu yang tidak bekerja memiliki lebih banyak kesempatan untuk membersamai anak-anak mereka, kenapa? Ternyata, Ibu yang tidak bekerja cenderung memiliki emosi yang tidak stabil. Berdasarkan artikel berikut [link], Melinda Paige, Ph. D, seorang profesor konselor kesehatan mental klinik menyatakan bahwa ada beberapa kondisi psikologi yang dialami ibu rumah tangga seperti perasaan terisolasi, kehilangan tujuan dan identitas, serta kurangnya interaksi sosial. Kondisi tersebut dapat memicu gangguan kesehatan mental pada ibu seperti stres dan depresi.…

  • Real Talk

    Kepada waktu yang direnggut sementara

    Riuh, tegang, mencekam Hari-hari yang berjalan belakangan ini Seluruh penjuru negeri diguncang kepanikan oleh makhluk tak bersel yang gencar mencari inang Dalam seketika, dunia dibuat kewalahan tanpa pandang bulu Berisik mengusik hati Membuat jantung memompa rasa takut yang tak berkesudahan Berita seakan mengantri di setiap beranda media sosial Menunggu tuannya mencerna Semuanya seperti racun yang terus berputar di otak Kemudian mengendap, membuat jenuh Mungkin Tuhan sedang mengingatkan, Bahwa, Digdaya tidak abadi Bahwa, Semesta dan isinya ada pemiliknya Mungkin Tuhan ingin kita menyadari, Bahwa, Manusia punya batasan Bahwa, Manusia saling bergantung Kepada waktu yang direnggut sementara, Terimakasih sudah menjadi pengingat, Engkau adalah bentuk rejeki Tuhan yang paling bernilai Yang seringkali terabai…

  • Real Talk

    Being 31

    21 Maret 2020 Sebuah catatan kecil 31 tahun yang lalu, Tuhan menciptakanku melalui rahim seorang perempuan yang Ia pilih. Pasti, Tuhan memiliki alasan kenapa aku dititipkan pada rahimnya. Setiap bertemu kembali dengan tanggal 21 Maret, aku selalu teringat ibu. Aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaannya saat itu tatkala menanti putri pertamanya lahir di dunia. Aku berterimakasih kepada Tuhan karena telah memilihnya untuk merawatku hingga tumbuh dewasa. Hari ini aku sengaja memberi ruang untuk diriku dan kenangan masa kecil. Aku memutar lagu tentang ibu yang membangkitkan kenangan dan kerinduanku dengannya. Seluruh rekaman itu terputar dalam ingatanku secara bergantian. Air mata emosiku mengalir tiada henti mengingat perjuangannya membesarkanku seorang diri. Aku belum…

  • Article,  Real Talk

    Joker, Media Sosial, dan Kesehatan Mental

    Beberapa waktu lalu saya ikut menikmati film Joker yang sedang booming. Buat saya, film Joker mengingatkan kita bahwa gangguan kesehatan mental bisa terjadi kepada siapapun di era sekarang. Kenapa? Joker mengalami perundungan fisik dan verbal secara real. Di era sosial media, hal itu bisa dilakukan secara virtual oleh siapapun dan dimanapun. Bahkan, hanya dari kontribusi jari tangan kita. Meski caranya berbeda, keduanya dapat memberi dampak yang sama yaitu mengganggu kesehatan mental. Kisah Suli misalnya, yang mengaku depresi karena mengalami cyberbullying bertubi-tubi yang akhirnya membuatnya bunuh diri. Di Indonesia, selebgram Salmafina mengaku pernah mencoba bunuh diri karena terus terbayangi komentar “julid” netizen. Bahkan, awkarin memutuskan sign off dari Instagram karena merasa…

  • Real Talk

    Pesan dari Tanah Haram

    Aku kembali menyeduh kopi yang akhir-akhir ini membuatku ketagihan. Kopi saban hari namanya. Masih di tempat yang sama, bersama orang yang sama. Meski bukan pecinta kopi, ia selalu rela menemaniku menikmati jeda di akhir pekan sembari menikmati greentea late hangat, minuman yang lebih bersahabat untuk lambungnya yang sensitif. Setiap manusia dipertemukan oleh takdir, begitupun dengan kami. Aku percaya bahwa Tuhan telah mempersiapkannya sejak kami berada di rahim ibu kami masing-masing. Aku tak bisa membayangkan bagaimana Tuhan melibatkan seluruh ciptaan-Nya di dalam sebuah skenario besar yang tak mampu dinalar. Entah mulai darimana, dimana, dan kapan skenario itu bereaksi. Yang pasti, aku percaya bahwa takdir-Nya pasti yang terbaik. *** Oktober, 2013 Hari…

  • Motherhood,  Real Talk

    Perlunya Menjadi Ibu Proaktif

    Setiap ibu pasti punya turning point masing-masing yang membuatnya belajar dan berproses. Saya pun demikian, menjalani hari demi hari bersama sang buah hati memberi saya kesempatan untuk berproses menjadi lebih baik. Akhir-akhir ini banyak kejadian yang menguras rasa dan membuat saya terus instropeksi diri. Saya merasa belum optimal merawat anak. Selama ini saya terlalu santai dan kurang proaktif. Saya hanya mengandalkan sumber informasi dari dokter tanpa melibatkan diri mencari dan menggali informasi dari sumber yang lain. Hal itu tidak lepas dari kebiasaan lama saya yang tidak ingin ribet. Jadi, selama dokter tidak memberi “warning” atau catatan tertentu tentang tumbuh kembang anak, saya dan suami menganggapnya baik-baik saja. Untungnya Tuhan sering…

  • Article,  Real Talk

    Nak, Ibu sedang belajar

    Siapa yang merasa kalau perkembangan anak itu terasa cepat sekali? Bulan lalu, anak saya berumur 18 bulan. Sebagai ibu yang bisa dibilang available hampir 7/24, saya gak menyangka kalau angka itu bertambah secepat ini. Beberapa bulan lagi anak saya sudah mau 2 tahun aja. Saya agak menyesal kenapa banyak cerita yang tidak saya tuangkan disini, padahal nanti bisa dipakai untuk bahan nostalgia. Mungkin saat itu saya masih struggle berdamai dengan emosi internal yang nano-nano ini. Bisa dibilang, 18 bulan adalah milestone yang penting untuk perkembangan anak. Di umur ini kita harus mengevaluasi tumbuh kembang anak, apakah sudah sesuai dengan grafik pertumbuhannya dan apakah ada tahap yang perlu stimulasi lebih intensif.…