Real Talk

Being 31

21 Maret 2020

Sebuah catatan kecil

31 tahun yang lalu, Tuhan menciptakanku melalui rahim seorang perempuan yang Ia pilih. Pasti, Tuhan memiliki alasan kenapa aku dititipkan pada rahimnya.

Setiap bertemu kembali dengan tanggal 21 Maret, aku selalu teringat ibu. Aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaannya saat itu tatkala menanti putri pertamanya lahir di dunia. Aku berterimakasih kepada Tuhan karena telah memilihnya untuk merawatku hingga tumbuh dewasa.

Hari ini aku sengaja memberi ruang untuk diriku dan kenangan masa kecil. Aku memutar lagu tentang ibu yang membangkitkan kenangan dan kerinduanku dengannya. Seluruh rekaman itu terputar dalam ingatanku secara bergantian. Air mata emosiku mengalir tiada henti mengingat perjuangannya membesarkanku seorang diri.

Aku belum bisa menjadi Ibu sepertinya, yang tak pernah luput mendirikan sholat setiap waktu, membasahi bibirnya dengan lantunan doa

Malam ini, aku berjanji pada diriku

Aku akan berusaha semampuku meneladaninya, agar kelak ia menuai pahala dari apa yang ia ajarkan kepadaku.

At Tachriirotul M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *